LOGISTIK

 
Logistics
 

Dalam bahasa latin logistik berasal dari kata logisticus yang berarti keahlian berhitung. Secara umum dapat dikatakan bahwa logistik adalah mengalirkan barang atau jasa mulai dari asal sumber sampai ke tempat tujuan. Lebih detail dapat dijelaskan logistik merupakan proses perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian aliran yang efisien dan efektif dari barang atau jasa dan informasi terkait mulai dari titik awal sampai ke titik tujuan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan

Secara garis besar logistik merupakan kegiatan mengalirkan barang mulai dari titik asal ke titik tujuan dengan jumlah barang yang tepat, waktu yang tepat, lokasi yang tepat, dan biaya yang tepat. Kegiatan logistik sendiri meliputi pengadaan, penyimpanan, persediaan, pengangkutan, pergudangan, pengemasan, keamananm dan penanganan barang dan jasa baik dalam bentuk bahan baku atau barang jadi.

Logistik juga memungkinkan terjadinya proses pembelian dengan mengantarkan produk ke tangan pengguna. Logistik memegang peran penting dalam penentuan daya saing suatu organisasi. Daya saing tersebut terdapar dua dimensi yaitu keunggulan nilai (pelangganan bukan membeli produk tapi membeli nilai) dan keunggulan biaya (setiap kegiatan membutuhkan biaya).

Logistik bukan hanya terjadi di dalam organisasi yang disebut dengan rantai pasokan. Rantai pasokan adalah jaringan logistik yang saling terkait dan dikelola oleh beberapa perusahaan. Mengapa manajeman jaringan logistik begitu sulit dilaksanakan walaupun manfaatnya nyata? Ada 3 alasan :

  1. Perbedaan kepentingan antara pelaku yang terlibat.
  2. Ketidakpastian yang terjadi di sepanjang rantai pasok.
  3. Kerumitan sistem logistik semakin meningkat bukan saja jenis dan jumlah barang tetapi juga termasuk regulasi dan perkembangan teknologi.

Pemecahan masalah logistik memerlukan pendekataan antar disiplin. Manajeman dalam perencanaan, pengendalian dan perbaikan sistem logistik. Secara ekonomika diperlukan alokasi sumber yang langka dan tata niaga yang efisien. Oleh karena itu , kegiatan dialog dan komunikasi antar pelaku logistik sangat diperlukan sehingga terjadi wujud pertukaran gagasan dan komitmen dalam perbaikan logistik secara kesulurahan.

Sumber : Wikipedia Indonesia